Silahturahmi dengan beradu burung (Adu Balam)



Nanggroe Aceh Darussalam


Sebutan bagi provinsi Bagian ujung barat indonesia, Aceh meliki ragam adat budaya dan tradisi, salah satunya Adu Balam.

Adu balam adalah Adu burung Tekukur, selain di aceh kegiatan yang menjadi tradisi ini ada juga di Sumatera Barat (orang tahunya Padang ama bukit tinggi), namun di Aceh khususnya di Nanggroe Breuh Sigupai ini dilakukan pada hari minggu saja, tepatnya di desa kota Bahagia, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Masyarakat setempat menjadikan tradisi unik ini untuk menjalin hubungan silahturahmi sesama warga dari kabupaten lainnya, burung tekukur atau derkuku, atau disebut juga burung balam dijadikan sebagai petarung layaknya adu ayam jago.


Pertarungannya dilakukan  didalam Rangkang (sangkar besar yang menampung beberapa orang saja), Burung di adu dialamnya dan yang dinyatakan kalah apabila burungnya sudah tidak mau lagi bertempur dan yang lari dan terbang meninggalkan rangkang juga dinyatakan kalah lo.


Pada hari biasanya mereka juga melatih burung balam dirumah (untuk melepas penat mungkin, maklum orang tua kalau lagi nggak ada kerjaan ya gini), kalau yang penggila burung balam itu, sangkarnya ampek Puluhan juta rupiah karena selain ukiran khas aceh bahan yang dibuat untuk sangkar juga lumayan unik, yaitu tanduk kerbau yang di olah sampai mengkilat...........woooooiiiiiiiiis :D

Pengen pelihara burung........ ?

Maksudnya Burung Balam, Kalau sudah Aduin sini, datang aja ke desa Kota Bahagia kecamatan Jeumpa kabupaten Aceh Barat Daya, tau hubungi saya saja biar kalian bisa lihat gimana adu balam yang jadi trend di kalangan penggila burung, burung balam tapi.......heheheh :P
Silahturahmi dengan beradu burung (Adu Balam) Silahturahmi dengan beradu burung (Adu Balam) Reviewed by Mimi Saputra on December 31, 2016 Rating: 5
Powered by Blogger.